Text
POMPA CWP (CIRCULATING WATER PUMP) DI PT PLTU 3 x 10 MW TANJUNG ENIM
POMPA CWP (CIRCULATING WATER PUMP) DI PT PLTU 3 X 1O MW TANJUNG ENIM
Tujuan penulis penelitian yang telah dicapai dalam penelitian ini untuk memahami proses pompa CWP (Circulating Water Pump) DI PLTU 3 X 10 MW Tanjung Enim. Terjadinya korosi bearing CWP diakibatkan ada kebocoran pada mechanical seal. karena adanya gesekan panas pada shaft CWP sehingga oli bearing dapat bercampur dengan air. Kavitasi terjadi dikarenakan turunnya tekanan fluida dibawah tekanan uap jenuh pada saat memasuki pompa Gelombang-gelombang pada uap kecil akan terbentuk. Vibrasi adalah salah satu getaran yang di alami oleh suatu alat atau mesin. Coating adalah sebuah penutup yang diterapkan pada permukaan suatu benda atau material pada bagian lapisan luar. Jika terjadi kerusakan pada mechanical seal pada pompa CWP diposisi DE dan NDE maka dilakukan perbaikan dan pergantian pada mechanical seal Penyebab kebocoran pada mech seal yaitu adanya seal/kasa yang sudah terkikis oleh shaft maka oli tersebut tercampur oleh air. Leaking/lubang-lubang impeller diakibatkan adanya pengaruh asam pada air. Hal ini juga mengakibatkan scaling-scaling pada housing pompa. Bending shaft dapat terjadi dikarenakan poros shaft pompa yang tidak sejajar (misalighment) ataupun putaran impeller pompa yang tidak stabil (unbalance).
| P0047S | 0901.0903.Faz.P | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain